Ringkasan Ilmu

Tadabbur Surah Al Baqarah 122-123

October 30, 2014

Kajian minggu lalu baru sempat diketik ulang hari ini dengan beberapa catatan di awal sebelum UBN memulai kajian tadabbur quran Al Baqarah surah 122-123. Kita diharuskan untuk selalu (tetap) berprasangka baik pada Allah. Kisah seorang pengawal raja yang selalu berprasangka baik pada Allah dengan berkata “khoir insya Allah“. Sesama mukmin/muslim selalu abshyair, berbagi berita gembira ketika pertama kali bertemu.

QS. Al Baqarah [2]: 122

يَا بَنِي إِسْرَائِيلَ اذْكُرُوا نِعْمَتِيَ الَّتِي أَنْعَمْتُ عَلَيْكُمْ وَأَنِّي فَضَّلْتُكُمْ عَلَى الْعَالَمِينَ

“Hai Bani Israil, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Ku-anugerahkan kepadamu dan Aku telah melebihkan kamu atas segala umat.”

Dari ayat tersebut terdapat 3 poin penting, yaitu:
– ingatlah akan nikmat-Ku. Sesungguhnya nikmat itu datangnya dari Allah.
– yang telah Ku-anugerahkan kepadamu
– dan Aku telah melebihkan kamu atas segala umat (umat sebelumnya). Saking Maha Pengasihnya Allah dan bebalnya kaum bani israil.

Nikmat-nikmat Allah kepada Bani Israil:
1. Manna & Sawa
2. Dinaungi awan
3. Keluarnya 12 mata air untuk 12 suku
4. Dibelahnya laut
5. Diturunkan banyak Nabi
6. Setelah musyrik beberapa hari dosanya dihapuskan
7. Dimatikan kemudian dihidupkan lagi

Siapakah Bani Israil: Keturunan Nabi Yakub, ada 12 orang.


QS. Al Baqarah [2]: 123

‎وَاتَّقُوا يَوْمًا لَا تَجْزِي نَفْسٌ عَنْ نَفْسٍ شَيْئًا وَلَا يُقْبَلُ مِنْهَا عَدْلٌ وَلَا تَنْفَعُهَا شَفَاعَةٌ وَلَا هُمْ يُنْصَرُونَ

“Dan takutlah kamu kepada suatu hari di waktu seseorang tidak dapat menggantikan seseorang lain sedikitpun dan tidak akan diterima suatu tebusan daripadanya dan tidak akan memberi manfaat sesuatu syafaat kepadanya dan tidak (pula) mereka akan ditolong.”

Dari ayat tersebut terdapat empat (4) poin penting, yaitu:
– suatu hari di waktu seseorang tidak dapat menggantikan seseorang lain sedikitpun
– dan tidak akan diterima suatu tebusan daripadanya
– dan tidak akan memberi manfaat sesuatu syafaat kepadanya
– dan tidak (pula) mereka akan ditolong

Tafsir Al-Jalalain [2] 123
– Dan takutlah kamu (ikuti perintah Allah dan jauhi larangannya) —  وَاتَّقُوا
– Akan suatu hari —  يَوْمًا
hari reward and punishment
hari pembalasan
– Sedikitpun (orang lain tidak dapat menanggung kesalahan orang lain) —  شَيْئًا

Tafsir dengan Sunnah
Diriwayatkan dari Abu Aliyah mengenai firman Allah, “Dan sesungguhnya Aku mengutamakan kamu di atas semua umat,” ia berkata, “Mereka diberi keunggulan berupa kerajaan, diutusnya para rasul dan diturunkannya kitab-kitab-Nya, (keunggulan) atas umat-umat yang ada di masa itu, karena di setiap masa itu ada umatnya sendiri.”
Terdapat tiga (3) peradaban besar : Arab, peradaban Cina, dan India.

Rasulullah Saw. bersabda, “Kalian sebanding dengan tujuh puluh umat. Kalian adalah umat yang terbaik dan paling mulia menurut Allah.”

Tadabbur
Di sini pembicaraan diarahkan kembali kepada orang-orang Yahudi seolah-olah sebagai ajakan terakhir ketika mereka nyaris menelantarkan, melalaikan, dan melepaskan sama sekali kemuliaan amanat -yaitu amanat akidah- yang sudah sejak lama diembankan kepada mereka. Di sini Al-Qur’an mengulangi lagi ajakan yang sama yang telah disampaikan kepada mereka di awal.

Catatan Tambahan
– Aplikasi mac : Quran Majeed dan Quran Tafsir
– Perlunya belajar ilmul wuquf/ waqaf – berhenti di tengah ayat
– Lawan kata sholih adalah tholih
– Taqwa merupakan kata universal yang berorientasi akhirat.
– Cinta, harap, takut, pasrah -> satu kesatuan untuk Allah, jadikan passionmu
– Cinta yang tidak takut kehilangan cinta
– Jadikan meja kantormu sebagai jembatan menuju kerja. Karena sebagian besar waktu dihabiskan di kantor.
– Berputusasalah kamu dari kejahatan! Kenapa banyak orang yang bohong saat ini
bohong akan selamat
jujur akan hina

– Umat Islam mempunyai potensi untuk menjadi umat yang terbaik
– Kemenangan tidak ditentukan oleh banyak atau sedikitnya orang, melainkan bi’idznillah (atas seizin Allah) walaupun sendiri. Kisah perang Hunayr
– Orang pemakan riba’ itu seperti orang yang kesurupan.
– Bukan rumput ilalang yang bisa datang sembarangan di pinggir jalan. Semua didatangkan oleh Allah ke dunia ini. Maka ber-amar ma’ruf, nahi munkar-lah. Lakukan segala hal karena iman kepada Allah.
– Seringlah mengaji/mengkaji ilmu agama
– Amar ma’ruf (tidak hanya mengajak) tapi memberi manfaat.
Nahi munkar (tidak boleh menimbulkan kemunkaran yang lebih besar)
contoh: demo mahasiswa yang merusak fasilitas publik
Maka agar umat bisa menerima hal baru bagi mereka, lakukan dua (2) hal berikut:
1. Memberi rasa manfaat
2. Memberi perlindungan

– Mana yang akan dipilih, sering beristighfar atau mendapat proyek bernilai milyaran ? “Sering beristighfar” karena jika mendapat proyek milyaran, bisa saja melupakan ibadah yang sebelumnya sudah rutin dilakukan. Dengan sering beristighfar, maka:
1. Tidak akan dirundung nestapa
2. Kebahagiaan
3. Nikmat-nikmat besar yang konotasinya akhirat. Jangan duniawi.

– Perhatikan bagaimana islam menghargai ilmu
– Kisah perhitungan biaya oksigen dan nitrogen yang dihirup selama sebulan sekitar 5,5 milyar untuk setahun 67 milyar.
– Biasakan sholat dhuha sebelum memulai bekerja, sebagai bentuk sedekah dari segala nikmat-Nya.
– Bukan revolusi mental yang diperlukan oleh negara ini tapi revolusi dakwah.

والله أعلمُ بالـصـواب

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply