Browsing Category

Tulisan

Tulisan

Awas Salah Niat

October 27, 2014

Tulisan ini dibuat bukan karena saya sudah memiliki niat terbaik, namun sebagai pengingat. Niat yang benar adalah semata-mata karena Allah (lillahi ta’ala). Niat itu memang hanya kau dan Tuhanmu yang tahu. Kita takkan pernah tau apa-apa mengenai niat masing-masing individu. Karena memang hanya orang tersebut dan Tuhannya saja yang tahu. Tahukah kau, ketika segala sesuatu yang telah kita lakukan ternyata bukan karena Allah, maka cepat atau lambat rasa kecewa akan mendatangi dari berbagai arah. Mengapa kita berniat melakukan sesuatu kepada selain-Nya. Bukankah Ia adalah sebaik-baik pencipta dan yang menguasai langit dan bumi. Tempat kita menggantungkan segala doa penuh harap. Harusnya segala hal yang kita kerjakan pun semata-mata karena-Nya. Sekolah, bekerja, belajar, membersihkan rumah, bersilaturahim, mencari ilmu, niatkan semua hal yang kita lakukan untuk mendapat ridho-Nya. Apalah arti hidup jika segala hal yang telah kita lakukan ternyata tidak mendapatkan ridho-Nya serta tidak ada keberkahan yang melingkupi. Bukankah itu sia-sia.

Mari memulai setiap aktivitas kita sehari-hari dengan niat karena Allah, beribadah hanya kepada-Nya. Ibadah yang dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur seorang hamba kepada pencipta-Nya. Agar hal-hal yang kita kerjakan tidak sia-sia dan dihitung sebagai amalan yang dapat memperberat timbangan kebaikan pada hari akhir nanti. Begitupun pengharapanmu, sandarkan segala harapan hanya padaNya. Ia yang Maha Mengetahui waktu-waktu terbaik kapan harapan dan doamu dapat dikabulkan.

Ingat jika kau merasa tersesat dan musibah selalu menimpamu.
Tak sanggup dengan terjalnya jalan yang kau lewati serta curamnya bukit yang kau daki.
Kembalikan niatmu hanya pada-Nya.
Yakinlah Tuhanmu menyertaimu, Ia tak pernah jauh dari hamba-Nya yang selalu mengingat-Nya.
Bukankah sesuai firman-Nya, bahwa Ia itu dekat dan mengabulkan permohonan orang yang memohon kepada-Nya.

Tulisan

Sepatu

October 15, 2014

Untukmu yang sedang mendekati-Nya.
Aku kira analogi sepatu yang kuciptakan dulu, sudah cukup mewakili deskripsi untuk menggambarkanmu. Ku kira kau seperti sepatu favoritku yang sudah pasti akan ku ajak kemanapun aku pergi. Entah sekedar aktivitas sehari-hari ataupun liburan keluar negeri.

Untukmu belahan jiwaku yang telah Tuhan siapkan jauh sebelum aku sadar makna kehidupan.
Dimasa penantian ini, aku yakin kau sedang mempersiapkan diri untuk bertemu denganku. Kau pastilah sangat mencintai Tuhanmu, sehingga kau menunggu momen terbaik sembari memantaskan diri untuk dipertemukan denganku. Aku pun begitu. Dalam rajut doaku pada Tuhanku, selain untuk kedua orang tuaku, adikku serta keluarga besarku, kuselipkan namamu. Nama yang bahkan aku belum tahu siapa. Nama yang telah Tuhan siapkan, namun belum diperkenankan untuk dipersatukan.

Untukmu calon imamku dan keturunan kita.
Analogi sepatuku tak bermaksud untuk merendahkanmu dengan meletakkanmu dibawah kakiku. Aku tak menganalogikanmu sebagai hijab yang kuletakkan diatas kepala. Karena, asal kau tahu saja, setiap hari aku selalu berganti warna hijab, sesuai dengan mood yang aku rasakan dan warna pakaian yang kugunakan. Terkadang di kala bosan melanda, beberapa koleksi hijabku kuberikan kepada orang-orang terdekat. Sedang sepatu favoritku, tentu tidak. Akan kugunakan ia setiap hari, sepanjang waktu, selama aku beraktivitas. Aktivitas apapun! Entah ke pasar, kondangan, kantor, masjid, mall, restoran atau hotel mewah, bahkan ke tempat kumuh sekalipun. It fits me a lot, Dear! Disitulah aku berekspektasi lebih tentangmu. Aku berekspektasi cukup kau yang membuatku nyaman sepanjang hari, menemaniku di segala waktu, segala tempat dan segala urusan.

Continue Reading

Tulisan

Jalanmu bukan jalanku

September 4, 2014

Jika kau merasa perjalananmu lancar tanpa hambatan sedikitpun, yakinlah itu cobaan. Cobaan yang berupa kenikmatan jalanan lancar. Namun yakinlah, didepan, akan ada hambatan entah berupa kemacetan atau arus yang dialihkan. Itulah ujianmu sesungguhnya …

*terilhami perjalanan Sudirman-Tebet (via Kuningan-Kasablanka)

Tulisan

Starting Something New

December 7, 2011

Hi this is my first post, I want to write all things that happened in my life or share many kind of topics. I had a blog before but I was forgotten my password so I create a new one. I still learn about blogging, then I have to start this something new. Every beginning is always difficult. Yes I admit it’s hard. However, at the same time, I will never achieve my goal without starting anything. I was worried if I write something and it will cause dissatisfaction. But if I don’t start now, I wouldn’t know what I worry about. Actually I start a little thing, but I believe someday it will be everything! Bismillah ๐Ÿ™‚